Sobat PEGE, siapa bilang tampil keren harus selalu menggunakan pakaian yang baru keluar dari toko? Bagi pencinta fashion thrift, menemukan jaket varsity lawas, kemeja corduroy, kaus grafis era 1990-an, atau celana denim dengan potongan unik mempunyai kepuasan tersendiri. Setiap pakaian memiliki karakter, detail, dan cerita yang sulit ditemukan pada produk massal.
Ketertarikan anak muda terhadap pakaian secondhand juga masih kuat. Laporan resale 2025 yang dibahas Teen Vogue menunjukkan bahwa konsumen muda berencana mengalokasikan bagian cukup besar dari anggaran pakaian mereka untuk produk secondhand, terutama ketika mencari pilihan yang lebih terjangkau dan unik. Namun, memakai pakaian vintage dari kepala sampai kaki tidak selalu menghasilkan penampilan yang menarik.
Jaket lawas, celana loose, sepatu retro, dan aksesori jadul yang digunakan sekaligus bisa membuat outfit terlihat seperti kostum dari masa tertentu. Apalagi jika seluruh warnanya sudah memudar dan tidak ada elemen modern yang menjadi penyeimbang. Kunci OOTD thrifting pria yang terlihat classy adalah keseimbangan antara unsur lama dan baru.
Salah satu cara paling mudah adalah memadukan pakaian thrift dengan tas PEGE yang mempunyai bentuk modern, warna solid, dan kompartemen yang terlihat rapi. Kontras antara tekstur pakaian vintage dan siluet tas masa kini dapat membuat outfit terasa lebih segar tanpa menghilangkan karakter uniknya.
Apa Bedanya Pakaian Thrift dan Vintage?
Kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian, padahal maknanya tidak selalu sama. Pakaian thrift adalah barang secondhand yang diperoleh dari toko atau pasar barang bekas. Usianya bisa baru beberapa tahun dan belum tentu memiliki karakter dari era tertentu.
Sementara itu, istilah vintage biasanya digunakan untuk pakaian lama yang mewakili gaya, material, atau budaya pada masa pembuatannya. Salah satu definisi yang umum digunakan menyebut pakaian vintage sebagai pakaian berusia sekitar 20 tahun atau lebih.
Walaupun begitu, kamu tidak perlu terlalu kaku dengan labelnya. Hal terpenting adalah kondisi pakaian, ukurannya, serta bagaimana kamu memadukannya dengan barang lain.
Kenapa Baju Vintage Perlu Diseimbangkan dengan Elemen Modern?
Pakaian vintage biasanya memiliki karakter visual yang kuat. Jaket varsity dapat mempunyai bordir besar dan kombinasi warna kontras. Kemeja corduroy menawarkan tekstur garis yang tebal. Sementara itu, kaus grafis lama sering hadir dengan warna yang sedikit pudar.
Jika seluruh elemen outfit sama-sama kuat, perhatian mata akan berpindah ke terlalu banyak tempat. Fashion editor Marie Claire menyarankan penggunaan keseimbangan ketika menata pakaian vintage. Satu item vintage yang menonjol dapat dipadukan dengan pakaian dasar yang lebih sederhana dan modern agar hasilnya tetap mudah digunakan dalam keseharian.
Prinsip tersebut juga berlaku pada tas. Tas dengan warna solid dan bentuk yang bersih dapat berfungsi sebagai elemen penyeimbang. Pakaian thrift tetap menjadi pusat perhatian, sedangkan tas membantu keseluruhan penampilan terlihat lebih rapi dan relevan.
1. Pilih Satu Pakaian Vintage sebagai Pusat Outfit
Jangan memulai dengan menggunakan seluruh hasil thrifting sekaligus. Pilih satu barang utama yang ingin ditonjolkan, seperti:
- Jaket varsity.
- Kemeja corduroy.
- Jaket denim washed.
- Windbreaker retro.
- Kaus grafis vintage.
- Sweater rajut bermotif.
- Work jacket.
- Celana denim berpotongan klasik.
Setelah menentukan pusat outfit, gunakan pakaian lain yang lebih sederhana. Contohnya, jaket varsity berwarna merah dan navy dapat dipadukan dengan kaus putih polos, jeans hitam, serta tas selempang hitam. Dengan cara ini, karakter jaket tetap terlihat tanpa membuat penampilan terlalu ramai.
2. Gunakan Tas Berwarna Solid sebagai Penyeimbang
Tas hitam, cokelat, navy, dan abu-abu relatif mudah dipadukan dengan pakaian thrift.
Warna solid membantu memberikan jeda visual di antara motif, tekstur, dan warna pakaian lama. Tas juga tidak akan berebut perhatian dengan bordir besar atau grafis pada jaket. Untuk pilihan paling aman, gunakan tas hitam. Tas hitam dapat dipadukan dengan:
- Jaket varsity berwarna terang.
- Kemeja flanel.
- Jaket denim biru.
- Kemeja corduroy cokelat.
- Sweater bermotif.
- Celana baggy.
- Sneakers retro.
Jika outfit didominasi warna gelap, pilih tas dengan aksen resleting, buckle, atau jahitan kontras agar penampilan tidak terlihat datar.
3. Perhatikan Keseimbangan Siluet
Outfit thrift pria sering menggunakan potongan oversized atau longgar. Jaket varsity, kemeja lawas, dan celana era 1990-an biasanya memiliki volume yang cukup besar.
Karena itu, ukuran tas perlu dipilih dengan hati-hati. Jika pakaianmu sudah oversized, gunakan sling bag atau waist bag yang ringkas agar tubuh tidak terlihat tenggelam di antara banyak volume.
Sebaliknya, apabila kamu memakai kaus fitted dan celana lurus, ransel berukuran sedang masih dapat digunakan untuk memberikan keseimbangan pada bagian atas tubuh. Tren mode 2026 juga banyak mengeksplorasi permainan proporsi, tetapi tetap mengutamakan harmoni antara bentuk besar, potongan pendek, dan siluet yang lebih terarah.
Gunakan prinsip berikut:
- Atasan oversized: pilih tas compact.
- Atasan fitted: gunakan sling bag atau ransel sedang.
- Celana sangat longgar: hindari tas yang menggantung terlalu rendah.
- Jaket cropped: waist bag di pinggang atau dada dapat menegaskan proporsi.
- Outer panjang: gunakan sling bag yang dipasang dekat dengan tubuh.
4. Padukan Tekstur Lama dengan Permukaan Tas yang Rapi
Salah satu daya tarik pakaian thrift adalah teksturnya. Corduroy memiliki garis tebal. Denim lawas menampilkan efek faded. Jaket varsity memadukan kain, rib, serta bordir. Work jacket mungkin memiliki permukaan yang sudah sedikit aus. Tas modern dengan permukaan yang bersih dapat menciptakan kontras menarik terhadap tekstur tersebut.
Misalnya:
- Kemeja corduroy cokelat dipadukan dengan waist bag Bimo hitam.
- Jaket denim washed dipadukan dengan sling bag D300.
- Varsity jacket dipadukan dengan tas berbahan Balon berwarna solid.
- Work jacket vintage dipadukan dengan ransel hitam berstruktur.
Kontras ini membuat pakaian vintage terlihat sengaja dipilih, bukan sekadar pakaian lama yang kebetulan digunakan.
5. Pastikan Pakaian Thrift Tetap Bersih dan Layak
Vintage tidak sama dengan kotor atau tidak terawat. Sebelum digunakan, periksa:
- Apakah terdapat noda yang terlihat?
- Apakah pakaian mempunyai bau lembap?
- Apakah kancing dan resleting masih berfungsi?
- Apakah jahitannya terbuka?
- Apakah ukurannya sesuai dengan tubuh?
- Apakah bagian kerah dan manset masih rapi?
Cuci atau bersihkan pakaian sesuai petunjuk materialnya. Rapikan benang yang terlepas dan setrika dengan suhu yang sesuai. Tas PEGE juga perlu dijaga tetap bersih. Permukaan tas yang berdebu akan mengurangi kontras modern yang ingin dibangun.
6. Batasi Palet Warna
Pakaian thrift sering hadir dalam kombinasi warna yang tidak biasa. Agar outfit tetap terlihat terarah, gunakan maksimal dua atau tiga warna utama. Contohnya:
Palet varsity klasik
- Navy.
- Putih.
- Merah.
- Tas hitam.
Palet earthy corduroy
- Cokelat.
- Beige.
- Olive.
- Tas hitam atau cokelat gelap.
Jika pakaian utama sudah memiliki banyak warna, pilih tas, celana, dan sepatu berwarna netral.
7. Jangan Mengabaikan Panjang Tali Tas
Panjang strap ikut memengaruhi proporsi outfit. Tas selempang yang menggantung terlalu rendah dapat membuat penampilan terlihat kurang rapi, terutama ketika dipadukan dengan pakaian oversized.
Untuk gaya streetwear, tempatkan sling bag:
- Rapat di depan dada.
- Sedikit di bawah dada.
- Menyamping di sekitar pinggang.
- Di belakang tubuh dengan tali yang tetap cukup pendek.
Pada waist bag, gunakan di pinggang untuk gaya retro atau pasang secara diagonal di dada untuk kesan streetwear modern. Rapikan sisa webbing agar tidak menjuntai dan bertabrakan dengan detail pakaian vintage.
Inspirasi OOTD Thrifting Pria dengan Tas PEGE
Berikut beberapa kombinasi yang dapat Sobat PEGE gunakan sebagai inspirasi.
1. Jaket Varsity Lawas dengan PEGE Thorne PG 9127

Jaket varsity merupakan salah satu item thrift yang paling mudah digunakan untuk gaya kampus dan streetwear.
Padukan:
- Jaket varsity vintage.
- Kaus putih polos.
- Jeans straight berwarna hitam.
- Sneakers putih.
- PEGE Thorne PG 9127.
PEGE Thorne mempunyai bentuk vertikal berwarna hitam dan dapat digunakan sebagai sling bag maupun ransel mini. Berdasarkan spesifikasi produk yang Anda berikan, tas ini menggunakan bahan Balon dengan ukuran sekitar 20 × 7 × 32 cm.
Satu kompartemen utama dan dua ruang depan dapat digunakan untuk smartphone, dompet, powerbank, serta kebutuhan nongkrong.
Mengapa kombinasi ini cocok?
Bordir dan warna varsity sudah menjadi pusat perhatian. Bentuk Thorne yang lebih modern membantu memberikan keseimbangan tanpa menambahkan terlalu banyak motif. Gunakan tas rapat di depan dada untuk tampilan streetwear. Ketika ingin lebih bebas bergerak, ubah menjadi ransel mini.
2. Kemeja Corduroy dengan PEGE Declan PG 9124

Kemeja corduroy berwarna cokelat, mustard, atau olive sangat cocok untuk menciptakan nuansa vintage yang hangat.
Padukan:
- Kemeja corduroy thrift sebagai outer.
- Kaus hitam atau putih.
- Celana chino lurus.
- Sneakers suede atau kanvas.
- PEGE Declan PG 9124.
PEGE Declan menggunakan bahan Bimo berwarna hitam dengan bentuk horizontal yang ramping. Tas ini mempunyai satu ruang utama serta dua ruang tambahan di bagian depan dan belakang.
Mengapa kombinasi ini cocok?
Tekstur corduroy yang tebal diseimbangkan oleh waist bag hitam yang lebih clean. Bentuk Declan yang ramping juga tidak menambah volume berlebihan pada outer corduroy. Pasang tas melintang di dada untuk kesan modern atau gunakan di pinggang jika ingin menguatkan gaya retro.
3. Kaus Grafis Vintage dengan PEGE Jaxton PG 8946

Kaus band atau grafis lama sering menjadi item utama dalam OOTD thrift anak kampus.
Padukan:
- Kaus grafis vintage.
- Celana kargo atau jeans baggy.
- Sneakers retro.
- Topi baseball.
- PEGE Jaxton PG 8946.
PEGE Jaxton menggunakan poliester D300 dengan ukuran sekitar 15,5 × 7 × 21 cm. Desain vertikal dan aksen pada buckle memberikan karakter distro casual.
Produk ini juga tersedia dalam varian aksen kuning, hitam, dan cokelat berdasarkan informasi produk yang Anda berikan.
Mengapa kombinasi ini cocok?
Kaus grafis membawa nuansa lama, sedangkan bentuk Jaxton memberikan aksen streetwear yang lebih segar. Pilih varian hitam untuk outfit yang sudah ramai atau varian kuning jika pakaianmu didominasi warna netral.
4. Jaket Denim Washed dengan PG TDS 0020

Untuk kebutuhan kuliah atau kegiatan yang mengharuskan membawa laptop, gunakan ransel modern sebagai penyeimbang.
Padukan:
- Jaket denim washed.
- Kaus polos.
- Celana hitam lurus.
- Sneakers putih atau abu-abu.
- PG TDS 0020 Rugged Backpack.
Berdasarkan spesifikasi yang telah diberikan, PG TDS 0020 menggunakan bahan Bimo dengan ukuran sekitar 41 × 31 × 11,5 cm. Tas ini dilengkapi slot laptop berlapis bantalan, kompartemen utama, dua kantong depan, dan kantong samping.
Mengapa kombinasi ini cocok?
Jaket denim memberikan tekstur vintage, sementara ransel hitam menambahkan siluet yang lebih rapi dan fungsional. Kombinasi ini cocok untuk mahasiswa yang ingin tampil streetwear tanpa mengorbankan kebutuhan membawa laptop dan buku.
5. Work Jacket Vintage dengan PEGE Dayton PG 9042

Work jacket bekas dengan warna navy, cokelat, atau hijau army dapat memberikan gaya heritage yang kuat.
Padukan:
- Work jacket vintage.
- Kaus putih atau henley shirt.
- Celana straight.
- Sepatu kanvas.
- PEGE Dayton PG 9042.
Dayton dapat digunakan sebagai sling bag, pouch, dan handbag. Bentuknya compact serta berwarna hitam, sehingga cocok untuk menyeimbangkan work jacket yang memiliki banyak kantong dan detail jahitan. Gunakan sebagai sling bag untuk nongkrong, lalu lepaskan tali panjangnya ketika ingin membawa tas sebagai pouch.
Cara Memilih Tas Streetwear Cowok untuk Outfit Thrift
Tas streetwear tidak selalu harus dipenuhi tali, patch, dan logo besar. Perhatikan beberapa hal berikut:
Sesuaikan dengan jumlah barang
Gunakan waist bag untuk smartphone dan dompet. Sling bag cocok untuk powerbank serta kebutuhan tambahan, sedangkan ransel dipilih ketika membawa laptop atau buku.
Pilih bentuk yang berbeda dari outer
Outer oversized lebih cocok dengan tas compact. Kaus sederhana masih dapat dipadukan dengan ransel berukuran sedang.
Gunakan warna yang berulang
Pilih tas dengan warna yang muncul pada sepatu, kaus, atau detail jaket. Pengulangan warna membuat outfit terasa lebih menyatu.
Perhatikan fungsi
Pastikan resleting mudah dibuka, tali dapat diatur, dan kompartemennya benar-benar sesuai dengan barang bawaan.
Jaga bentuk tas
Jangan mengisi tas sampai menggembung. Tas yang kehilangan bentuk dapat membuat keseluruhan outfit terlihat kurang terkontrol.
Kesalahan Mix & Match yang Perlu Dihindari
Menggunakan terlalu banyak item vintage
Pilih satu atau dua barang lama, kemudian seimbangkan dengan pakaian dan aksesori modern.
Semua pakaian terlalu longgar
Jika jaket dan celana sama-sama oversized, gunakan kaus yang lebih pas atau tas compact untuk mengembalikan proporsi.
Terlalu banyak motif
Jaket bordir, kaus grafis, celana bermotif, dan tas warna-warni yang digunakan bersamaan akan membuat outfit sulit dibaca.
Mengabaikan kondisi pakaian
Kusam yang memiliki karakter berbeda dengan pakaian yang kotor dan berbau. Bersihkan setiap hasil thrift sebelum digunakan.
Tas menggantung terlalu rendah
Atur strap agar posisi tas tetap dekat dengan tubuh dan tidak membuat penampilan terlihat berat ke bawah.
Memenuhi tas dengan gantungan
Satu atau dua aksesori cukup untuk memberikan karakter. Jangan sampai gantungan menutupi bentuk dan detail tas.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Bagaimana cara membuat OOTD thrifting pria terlihat modern?
Pilih satu item vintage sebagai pusat outfit, lalu padukan dengan pakaian dasar, sepatu, dan tas berdesain modern. Batasi warna serta perhatikan keseimbangan ukuran.
Apa tas yang cocok untuk jaket varsity?
Sling bag compact atau waist bag hitam cocok untuk menyeimbangkan varsity yang mempunyai warna dan bordir cukup kuat.
Apakah ransel cocok dipadukan dengan outfit vintage?
Cocok. Pilih ransel dengan bentuk bersih, warna solid, dan ukuran proporsional. Ransel modern dapat memberikan kontras terhadap tekstur jaket denim atau work jacket vintage.
Apa warna tas streetwear cowok yang mudah dipadukan?
Hitam, navy, abu-abu, cokelat gelap, dan olive merupakan pilihan yang relatif fleksibel untuk berbagai outfit thrift.
Bagaimana memakai sling bag dengan pakaian oversized?
Pendekkan strap dan tempatkan tas dekat dengan dada. Tas yang terlalu rendah akan menambah kesan berat pada outfit oversized.
Apakah pakaian thrift harus selalu terlihat vintage?
Tidak. Pakaian thrift dapat terlihat modern ketika dipadukan dengan potongan, sepatu, tas, dan aksesori yang lebih baru.
Vintage Punya Cerita, Tas Modern Menjaga Penampilan Tetap Segar
Sobat PEGE, daya tarik pakaian thrift terletak pada karakter yang tidak selalu dapat ditemukan pada produk baru. Jaket varsity mempunyai warna dan bordir khas. Kemeja corduroy membawa tekstur hangat, sedangkan denim washed memberikan kesan santai yang terbentuk seiring waktu.
Namun, kamu tidak perlu menggunakan pakaian vintage dari kepala sampai kaki. Pilih satu item lama sebagai pusat penampilan, lalu seimbangkan dengan pakaian dasar dan tas PEGE yang mempunyai bentuk lebih modern.
Dengan perpaduan yang tepat, pakaian lama tidak akan terlihat kusam atau ketinggalan zaman. Justru, kontras antara cerita masa lalu dan desain modern dapat membuat gayamu terasa lebih personal.
Jadi, keluarkan hasil thrifting terbaikmu, pilih tas PEGE yang sesuai, dan tunjukkan bahwa gaya classy tidak ditentukan oleh baru atau lamanya pakaian—melainkan oleh cara kamu memadukannya.
Kami melayani pembuatan tas custom untuk kantor, event, dan komunitas, Ingin tas custom dengan logo perusahaan? Solusi tas custom berkualitas untuk kebutuhan bisnis Anda – pesan hari ini.
Pabrik Konveksi Tas Custom biar kamu gak ketinggalan infromasi dari kami


