
Sobat PEGE, kamu termasuk orang yang rutin mengikuti Sunmori atau justru lebih menyukai perjalanan touring jarak jauh? Berkendara bersama teman pada Minggu pagi memang menyenangkan. Jalanan yang relatif lebih tenang, udara pagi yang sejuk, dan suasana kebersamaan membuat Sunmori menjadi kegiatan yang banyak digemari pencinta sepeda motor.
Namun, perjalanan singkat maupun touring tetap memerlukan persiapan. Selain helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu yang sesuai, tas juga perlu dipilih dengan cermat. Tas yang terlalu besar dapat membuat tubuh terasa terbebani. Tali yang terlalu panjang bisa berkibar tertiup angin, sedangkan tas yang tidak menempel dengan baik pada tubuh dapat bergeser saat pengendara berbelok atau melewati jalan yang tidak rata.
Karena itu, memilih rekomendasi tas motor tidak boleh hanya berdasarkan tampilannya. Sobat PEGE juga perlu memperhatikan bentuk, kestabilan tali, kapasitas, ketahanan material, serta posisi tas saat digunakan. Motorcycle Safety Foundation menyarankan agar barang bawaan ditempatkan secara ringan, rendah, seimbang, dan dekat dengan pusat kendaraan. Barang juga perlu diamankan agar tidak bergeser, jatuh, menyentuh knalpot, atau tersangkut pada roda dan rantai.
Lalu, seperti apa kriteria tas riding yang tepat untuk Sunmori, perjalanan harian, dan touring? Mari kita bahas satu per satu.
1. Pilih Tas dengan Bentuk Ringkas dan Tidak Terlalu Lebar
Tas riding sebaiknya memiliki bentuk yang mengikuti tubuh dan tidak melebar secara berlebihan ke kanan maupun kiri. Dalam konteks riding, istilah “aerodinamis” tidak selalu berarti tas sudah menjalani pengujian di terowongan angin. Istilah tersebut lebih aman digunakan untuk menggambarkan tas yang:
- Bentuknya ringkas.
- Menempel dekat dengan tubuh.
- Tidak memiliki terlalu banyak aksesori menjuntai.
- Tidak menggembung ketika diisi.
- Tidak menghambat pergerakan lengan.
Tas yang terlalu besar dapat menangkap lebih banyak terpaan angin dan terasa kurang stabil, terutama jika isinya tidak ditata secara merata. Untuk Sunmori singkat, waist bag atau sling bag compact biasanya sudah cukup. Sementara itu, perjalanan yang membutuhkan pakaian ganti dan perlengkapan tambahan dapat menggunakan ransel dengan ukuran sesuai kebutuhan.
2. Pastikan Tas Tidak Mudah Bergeser
Salah satu kriteria utama tas riding pria adalah kestabilannya saat digunakan. Pada backpack, tali dada atau sternum strap dapat membantu menjaga kedua shoulder strap tetap pada posisinya. Tali stabilizer dan hip belt juga dapat membuat beban berada lebih dekat dengan tubuh sehingga lebih mudah dikendalikan. Namun, tali dada tidak boleh dikencangkan secara berlebihan karena dapat membatasi pernapasan dan pergerakan.
Untuk sling bag dan waist bag, perhatikan beberapa bagian berikut:
- Tali dapat dipendekkan sesuai ukuran tubuh.
- Buckle dapat terkunci dengan baik.
- Pengait tidak mudah terlepas.
- Tas tidak meluncur dari dada ke bagian belakang.
- Ujung tali yang tersisa dapat dirapikan.
Sebelum berkendara, pakai tas lalu gerakkan tubuh ke kanan dan kiri. Jika tas berpindah posisi terlalu jauh, kencangkan talinya atau kurangi barang bawaan.
3. Hindari Ujung Tali yang Berkibar
Tali tas yang terlalu panjang tidak hanya mengganggu penampilan. Ujung tali tersebut juga dapat berkibar, mengenai tubuh, atau berisiko mendekati bagian kendaraan yang bergerak. Motorcycle Safety Foundation menegaskan bahwa tidak boleh ada bagian barang bawaan yang longgar hingga berisiko tersangkut pada roda, rantai, suspensi, atau bagian panas kendaraan.
Setelah menyesuaikan panjang tali:
- Gulung sisa webbing dengan rapi.
- Gunakan strap keeper atau karet pengikat.
- Pastikan buckle telah terkunci.
- Periksa kembali setelah berhenti beristirahat.
- Jangan membiarkan tali menggantung dekat roda.
Langkah sederhana ini sangat penting, khususnya ketika menggunakan waist bag atau sling bag dengan tali panjang.
4. Sesuaikan Kapasitas dengan Durasi Perjalanan
Tas besar memang dapat membawa lebih banyak barang, tetapi bukan berarti selalu menjadi pilihan terbaik. Semakin banyak barang yang dibawa, semakin besar pula beban yang diterima tubuh atau kendaraan. NHTSA menyarankan pengendara menyeimbangkan dan mengamankan muatan agar tidak memengaruhi kendali sepeda motor.
Untuk Sunmori singkat
Bawa barang-barang esensial seperti:
- Smartphone.
- Dompet.
- Kunci.
- Powerbank compact.
- Surat kendaraan.
- Tisu.
- Obat pribadi.
- Jas hujan ringan apabila muat.
Sling bag atau waist bag biasanya sudah memadai.
Untuk perjalanan harian
Gunakan ransel apabila perlu membawa laptop, dokumen, charger, botol minum, atau perlengkapan kerja. Pastikan tas tidak terlalu berat dan tetap memungkinkan bahu serta lengan bergerak dengan bebas.
Untuk touring jarak jauh
Barang berat dan perlengkapan berukuran besar lebih baik ditempatkan pada bagasi atau sistem luggage kendaraan yang sesuai, bukan seluruhnya dibebankan pada punggung. MSF menyarankan barang berat ditempatkan rendah, seimbang, dan sedekat mungkin dengan pusat kendaraan. Pengendara juga sebaiknya melakukan uji berkendara terlebih dahulu untuk memastikan motor tetap mudah dikendalikan setelah membawa muatan.
5. Pilih Material yang Membantu Menghadapi Cuaca
Cuaca saat berkendara dapat berubah dengan cepat. Langit yang awalnya cerah bisa berubah menjadi gerimis atau hujan sebelum perjalanan selesai. Tas untuk riding sebaiknya menggunakan material yang membantu melindungi isi dari:
- Gerimis.
- Cipratan air.
- Debu.
- Kotoran jalan.
- Gesekan ringan.
Suzuki menyarankan penggunaan tas dengan pelapis tahan air dan menghindari membawa terlalu banyak barang saat berkendara pada musim hujan. Namun, ada perbedaan antara water-resistant dan sepenuhnya kedap air.
Bahan yang tahan percikan belum tentu membuat seluruh tas aman dari hujan deras. Air masih dapat masuk melalui jahitan, sambungan, resleting, atau bagian tas yang tidak menggunakan lapisan pelindung. Untuk barang penting seperti smartphone, dokumen, kamera, dan powerbank, gunakan kantong tambahan kedap air atau raincover.
6. Perhatikan Kualitas Resleting, Buckle, dan Pengait
Ketika berkendara, tas akan mengalami getaran dan pergerakan secara terus-menerus. Karena itu, resleting dan buckle harus mampu menjaga kompartemen tetap tertutup. Periksa beberapa hal berikut sebelum berangkat:
- Resleting dapat dibuka dan ditutup dengan lancar.
- Kepala resleting tidak retak.
- Buckle mengeluarkan bunyi klik saat dipasang.
- Pengait logam atau plastik tidak longgar.
- Jahitan di sekitar tali tidak terbuka.
- Barang tidak memenuhi tas hingga menekan resleting.
Tas yang diisi terlalu penuh lebih mudah berubah bentuk dan memberikan tekanan berlebihan pada jahitan maupun resleting.
7. Utamakan Tas yang Menempel Dekat dengan Tubuh
Tas yang berada terlalu jauh dari tubuh lebih mudah bergerak ketika pengendara melakukan pengereman, berbelok, atau melewati permukaan jalan tidak rata.
Untuk backpack, atur shoulder strap agar badan tas menempel cukup dekat dengan punggung. Gunakan tali dada jika tersedia, tetapi jangan mengencangkannya sampai mengganggu pernapasan.
Untuk waist bag, tempatkan tas di pinggang atau melintang di dada dengan tali yang pas. Sementara itu, sling bag dapat ditempatkan di belakang saat berkendara, lalu diputar ke depan setelah berhenti dan hendak mengambil barang. Jangan membuka tas atau mengambil smartphone ketika kendaraan masih bergerak.
8. Pilih Back Panel dan Shoulder Strap yang Nyaman
Commuter roda dua dapat membawa tas selama puluhan menit setiap hari. Karena itu, kenyamanan tali bahu dan bagian belakang tas perlu diperhatikan. Pilih backpack dengan:
- Shoulder strap cukup lebar.
- Bantalan bahu yang tidak terlalu tipis.
- Back panel berlapis foam.
- Jalur udara atau material yang tidak mudah membuat gerah.
- Panjang tali yang bisa disesuaikan.
Pada tas berukuran lebih besar, sternum strap membantu mengontrol beban dan menstabilkan shoulder strap. Sistem back panel yang baik juga dapat mendukung sirkulasi udara serta kenyamanan penggunaan. Meskipun demikian, berhentilah untuk beristirahat apabila bahu, tangan, atau punggung mulai terasa sakit atau kebas.
9. Pertimbangkan Detail Reflektif untuk Riding Malam
Tas berwarna hitam memang mudah dipadukan dengan outfit riding, tetapi dapat menjadi kurang terlihat dalam kondisi gelap.
Aksen reflektif pada tas bisa membantu meningkatkan keterlihatan ketika terkena cahaya lampu kendaraan. NHTSA juga menekankan manfaat pakaian berwarna terang, material reflektif, dan perlengkapan yang meningkatkan visibilitas pengendara. Namun, detail reflektif pada tas tetap tidak menggantikan:
- Lampu kendaraan yang berfungsi baik.
- Lampu rem.
- Lampu sein.
- Jaket reflektif.
- Helm dengan elemen visibilitas.
- Kebiasaan berkendara defensif.
10. Tata Barang agar Beban Tidak Berpindah-Pindah
Tas yang stabil juga dipengaruhi cara menata barang. Jangan membiarkan benda berat bergerak bebas di dalam kompartemen utama. Pergerakan barang dapat mengubah keseimbangan tas ketika motor berbelok atau mengerem. Gunakan pembagian berikut:
- Barang berat ditempatkan dekat tubuh.
- Barang lunak digunakan untuk mengisi ruang kosong.
- Barang kecil masuk ke kantong tambahan.
- Dokumen disimpan dalam pelindung tahan air.
- Benda tajam dibungkus dan tidak diarahkan ke tubuh.
- Botol minum dipastikan tertutup rapat.
Untuk barang bawaan pada kendaraan, pastikan muatannya terikat, seimbang, dan tidak mengganggu kemudi.
Backpack, Sling Bag, atau Waist Bag untuk Riding?
Tidak ada satu model yang cocok untuk seluruh perjalanan. Pilihan terbaik bergantung pada jumlah barang dan durasi berkendara.
Backpack
Backpack cocok untuk commuter yang membawa laptop, dokumen, pakaian, atau perlengkapan kerja. Kelebihannya adalah beban berada pada kedua bahu dan kapasitasnya relatif lebih besar. Pilih model yang menempel dekat dengan punggung dan memiliki tali yang dapat diatur.
Sling bag
Sling bag sesuai untuk Sunmori, nongkrong, atau perjalanan singkat. Kapasitasnya lebih ringkas daripada backpack, tetapi biasanya masih cukup untuk smartphone, dompet, powerbank, dan perlengkapan kecil. Pastikan sling bag tidak menggantung terlalu longgar atau bergeser ketika terkena angin.
Waist bag
Waist bag cocok untuk pengendara yang hanya membawa barang esensial.Posisinya dapat dibuat rapat di pinggang atau di depan dada. Karena dimensinya compact, waist bag tidak terlalu membatasi pergerakan dan mudah digunakan ketika sudah berhenti.
Rekomendasi Tas PEGE untuk Sunmori dan Aktivitas Berkendara
Berikut beberapa produk PEGE yang dapat dipertimbangkan berdasarkan jumlah barang dan jenis perjalanan.
1. PG TDS 0020 Rugged Backpack untuk Commuter

Sobat PEGE yang membawa laptop dan perlengkapan kerja dapat memilih PG TDS 0020 Rugged Backpack. Tas ini menggunakan bahan Bimo dengan ukuran sekitar 41 × 31 × 11,5 cm. Slot laptop berlapis bantalan dapat digunakan untuk perangkat berukuran sekitar 14–15 inci.
Kompartemen utamanya cukup luas untuk buku, dokumen, charger, dan perlengkapan harian. Dua kantong depan memudahkan pengguna memisahkan barang kecil, sedangkan kantong samping dapat digunakan untuk botol minum atau payung.
Keunggulannya untuk commuter:
- Memiliki slot laptop berlapis bantalan.
- Pembagian kompartemen cukup lengkap.
- Desain relatif ramping untuk sebuah backpack.
- Bahan membantu menghadapi percikan air.
- Cocok untuk perjalanan menuju kantor atau kampus.
PG TDS 0020 ialah ransel laptop berbahan waterproof untuk sekolah, kuliah, dan kerja. Kurangi jumlah barang ketika menggunakannya untuk perjalanan panjang agar pundak tidak menahan beban berlebihan.
2. PEGE Thorne PG 9127 untuk Sunmori Ringan

PEGE Thorne PG 9127 dapat digunakan sebagai sling bag maupun ransel mini. Tas ini menggunakan material Balon dengan ukuran sekitar 20 × 7 × 32 cm. Terdapat satu kompartemen utama dan dua ruang tambahan di bagian depan untuk memisahkan smartphone, dompet, powerbank, kunci, serta barang kecil lainnya.Sistem pengaitnya memungkinkan pengguna mengubah posisi tali berdasarkan gaya yang dibutuhkan.
Keunggulannya untuk Sunmori:
- Bisa digunakan sebagai sling bag atau ransel mini.
- Bentuk vertikal dan relatif compact.
- Memiliki tiga ruang penyimpanan.
- Dilengkapi buckle dan clip.
- Cocok untuk barang esensial.
- Material membantu menghadapi percikan air ringan.
PEGE Thorne dipasarkan melalui PEGE Official sebagai crossbody 2-in-1 dengan fungsi sling bag dan ransel. Sebelum berkendara, pastikan kedua pengait telah terpasang dengan benar dan rapikan sisa tali agar tidak berkibar.
3. PEGE Declan PG 9124 untuk Pengendara yang Anti Ribet

Untuk membawa smartphone, dompet, kunci, powerbank, dan dokumen kendaraan, Sobat PEGE dapat mempertimbangkan PEGE Declan PG 9124. Waist bag ini menggunakan bahan Bimo waterproof dengan ukuran sekitar 34 × 14 × 4 cm. Bentuknya ramping dan dapat dipakai di pinggang maupun diselempangkan di depan dada.
Terdapat satu ruang utama serta dua ruang tambahan pada bagian depan dan belakang. Safety buckle membantu menjaga tali tetap terpasang, sedangkan webbing dapat diatur sesuai ukuran tubuh.
Keunggulannya untuk riding ringan:
- Bentuk ramping dan menempel dekat dengan tubuh.
- Tali dapat disesuaikan.
- Dilengkapi safety buckle.
- Memiliki tiga area penyimpanan.
- Warna hitam mudah dipadukan dengan outfit riding.
- Cocok untuk Sunmori dan perjalanan dalam kota.
PEGE Declan ialah waist bag waterproof yang juga dapat digunakan sebagai tas selempang.
Barang yang Sebaiknya Dibawa Saat Sunmori
Jangan memenuhi tas hanya karena masih tersedia ruang. Untuk perjalanan singkat, cukup bawa:
- Dompet dan identitas.
- Surat kendaraan.
- Smartphone.
- Powerbank compact.
- Kabel pengisi daya.
- Tisu.
- Obat pribadi.
- Jas hujan apabila cuaca tidak menentu.
- Air minum apabila tersedia tempat yang aman.
- Peralatan darurat sederhana sesuai kebutuhan.
Hindari membawa benda keras, tajam, atau berat di depan dada. Jika terjadi benturan, barang tersebut berpotensi menekan tubuh.
Checklist Sebelum Mulai Riding
Sebelum menyalakan motor, lakukan pemeriksaan singkat:
- Tas sudah tertutup seluruhnya.
- Resleting tidak terbuka.
- Buckle sudah terkunci.
- Tali tidak terlalu longgar.
- Sisa webbing sudah dirapikan.
- Tas tidak mengganggu gerakan tangan.
- Barang berat tidak bergerak di dalam tas.
- Tidak ada tali dekat roda atau rantai.
- Jas hujan dan dokumen sudah terlindungi.
- Tas tidak diisi melebihi kapasitas.
Lakukan uji berkendara singkat sebelum memulai touring. MSF menyarankan pengendara mencoba motor dalam kondisi sudah membawa seluruh muatan untuk memastikan tetap nyaman dan mudah dikendalikan.
Riding Nyaman Dimulai dari Persiapan yang Tepat
Sobat PEGE, tas riding yang baik bukan sekadar tas dengan desain sporty. Tas tersebut harus memiliki ukuran yang sesuai, tali yang dapat diatur, buckle yang kuat, kompartemen yang tertutup, dan material yang membantu menghadapi perubahan cuaca.
Untuk Sunmori ringan, sling bag atau waist bag dapat menjadi pilihan praktis. Sementara itu, commuter yang membawa laptop dan dokumen dapat menggunakan backpack dengan pembagian ruang yang lebih lengkap. Koleksi PEGE seperti PG TDS 0020, PEGE Thorne PG 9127, dan PEGE Declan PG 9124 dapat dipilih berdasarkan jumlah barang serta karakter perjalananmu.
Namun, selalu ingat bahwa tas bukan alat pelindung kecelakaan dan bukan pengganti jaket riding. Gunakan helm, perlengkapan keselamatan, dan pakaian yang sesuai setiap kali berkendara.
Pilih tas yang ringkas, tata barang secara seimbang, rapikan seluruh tali, dan pastikan tidak ada bagian yang mengganggu kendali kendaraan. Dengan persiapan yang tepat, perjalanan Sunmori, aktivitas commuting, maupun touring akan terasa lebih praktis dan nyaman bersama tas PEGE!
Kami melayani pembuatan tas custom untuk kantor, event, dan komunitas, Ingin tas custom dengan logo perusahaan? Solusi tas custom berkualitas untuk kebutuhan bisnis Anda – pesan hari ini.
Pabrik Konveksi Tas Custom biar kamu gak ketinggalan infromasi dari kami


